ini ponakan gua yang namanya william, umur 3 taun lebih sekarang, paling seneng jailin gua hehehehe kalau gua balik gawe dia sering ngumpet entah di mana dan pinginnya dia, gua keliling rumah buat cari dia terus dia bakal muncul sambil ketawa dengan rasa bangga udah berhasil bikin gua kebingungan cari dia. pernah sekali gua kelupaan balik gawe langsung aja masuk kamar ganti baju terus ngobrol sama mami gua, tau2 koko gua ke luar dari kamarnya bilang "Len, lo cari anak gua dulu donk, ngambek dia, kuku kok pulang kerja ga cari william, dia dah ngumpet di kamar begitu denger lo dateng" heueuhe gua langsung masuk kamarnya liat dia lagi ngumpet di sebelah lemari dengan muka yang udah cemberut..waktu gua deketin dia nangis, n bilang: kuku nakal.. kok ga cari cari william sih.....
yang di kuncir dua ini namanya Vania, nama panggilannya Van Van, bentar lagi dia umur 2 taun, dia punya boneka kesayangan yang selalu di bawa bawa, boneka beruang. Lucu banget liat dia kalau udah ngasuh bonekanya, yang ngompol lah musti ganti popok, yang pingin mimi susu lah ampe mami nya sediain satu botol susu bekas buat boneka beruang nya dia. Kalau dia liat dede nya lagi mimi susu, dia langsung ikut-ikutan ambil botol susu n pura pura kasih susu ke boneka beruangnya.
nah yang endut satu ini adiknya Van Van, namanya Kenneth umurnya baru 2 bulan lebih tapi dah ga mau di gendong kaya bayi maunya di gendong berdiri terus kalau bobo harus nungging baru bisa bobo pules, waktu liburan lebaran kemaren ini di bawa jalan- jalan ke mall ga ada yang percaya di bilang umurnya baru 2 bulan lebih.
It's me, my life, my works, and my dreams. I always believe that God always make everything good in His time. Never give up. Keep the faith.. and life goes on....
Thursday, December 11, 2003
Wednesday, December 10, 2003
Dapet dari blog nya Lili.
Here is my results:
Your Brain Usage Profile
Auditory : 60%
Visual : 40%
Left : 52%
Right : 47%
Leny, your hemispheric dominance is equally divided between left and right brain, while you show a moderate preference for auditory versus visual learning, signs of a balanced and flexible person.
Your balance gives you the enviable capacity to be verbal and literate while retaining a certain "flair" and individuality. You are logical and compliant but only to a degree. You are organized without being compulsive, goal-directed without being driven, and a "thinking" individual without being excessively so.
The one problem you might have is that your learning might not be as efficient as you would like. At times you will work from the specific to the general, while at other times you'll work from the general to the specific. Sometimes you will be logical in your approach while at other times random. Since you cannot always control the choice, you may experience frustrations not normally felt by persons with a more defined and directed learning style.
You may also minimally experience conflicts associated with auditory processing. You will be systematic and sequential in your processing of information, you will most often focus on a single dimension of the problem or material, and you will be more reflective, i.e., "taking the data in" as opposed to "devouring" it.
Overall, you should feel content with your life and yourself. You are, perhaps, a little too critical of yourself - and of others - while maintaining an "openness" which is redeeming. Indecisiveness is a problem and your creativity is not in keeping with your potential. Being a pragmatist, you downplay this aspect of yourself and focus on the more immediate, the more obvious and the more functional.
Saturday, December 06, 2003
Belakangan ini kelihatannya makin sering merenung. There's something bothering me. There's something that inside of my mind. It's the one that I try to write over and over again. untill I find out this sentence somewhere... somehow...
Kesedihan adalah keadaan dalam pikiran belaka dan tidak tergantung pada kenyataan. Kesedihan atau bukan hanya ada dalam pikiran.
semua hanya dalam pikiran, jadi bila kita berpikir sesuatu yang menggembirakan maka kita akan bahagia, jika kita berpikir tentang suatu hal yang menyedihkan, kita akan menjadi sedih
Sedih, susah, senang hanya sebuah keadaan dalam pikiran belaka...semuanya berawal dari pikiran.
Manusia yg sempurna tak pernah berpikir untuk apa dirinya ada dan untuk apa dia bekerja. Ia tidak mengubah perasaannya dan expresinya hanya karna orang biasa sedang memperhatikannya atau sebaliknya ia tidak akan mengubah expresi dan perasaannya itu hanya karna tak ada org yg memperhatikannya. Ia datang sendiri pergi sendiri. Apa yg dapat menghalangi nya?
Pernah ga kita sadari seberapa seringnya kita menggunakan topeng untuk menyenangkan hati orang lain? Mencoba menjadi diri sendiri, itu adalah hal tersulit yang dapat di lakukan.
*merenung lagi sambil dengerin lagu :
Betapa hati ku, berterima kasih Yesus
Kau mengasihiku, Kau memilikiku
Hanya ini Tuhan persembahanku
seluruh hidupku, jiwa dan ragaku
s'bab tak kumiliki harta kekayaan
yang cukup berarti
tuk ku persembahkan
hanya ini Tuhan permohonanku
terimalah Tuhan persembahanku
pakailah hidupku
sebagai alatmu
seumur hidupku.
Sunday, November 30, 2003
saduran dari Proceeding - Frank Koch, Naval Institute
Dua kapal perang yang ditugaskan dalam skuardon latihan sudah berada di laut dan sedang melakukan manuver dalam cuaca buruk selama beberapa hari. Saya bertugas di kapal perang utama dan sedang berjaga di atas anjungan ketika malam tiba. Jarak penglihatan buruk karena kabut maka kapten tetap berada di anjungan mengawasi semua aktivitas.
Tak lama setelah hari menjadi gelap, pengintai pada sayap anjungan melaporkan, "Sinar, pada haluan sebelah kanan."
" Tetap atau bergerak mundur?" kapten berseru
Pengintai menjawab. "Tetap, Kapten," yang berarti kami berada dalam arah tabrakan yang berbahaya dengan kapal itu.
Kapten lalu berseru kepada pemberi isyarat, "Beri isyarat kepada kapal itu: Kita berada pada arah tabrakan, kami anjurkan anda mengubah arah 20 derajat."
Datang isyarat balasan, "Anda dianjurkan mengubah arah 20 derajat."
Kapten berkata, "Kirim pesan, saya kapten, ubahlah arah anda 20 derajat."
"Saya kelasi tingkat dua," datang balasannya. "Anda sebaiknya berganti arah 20 derajat."
Pada saat itu, sang kapten menjadi marah. Ia membentak, "Kirim pesan, saya kapal perang. Ubahlah arah anda 20 derajat."
Datang balasannya lagi, "Saya mercu suar."
Kami pun mengubah arah.
Tuesday, November 25, 2003
hari ke dua liburan, ga kerasa banget dah udah dua hari lagi liburnya, rasanya waktu nunggu libur panjang ini lama banget eh sekarang tau2 dah 2 hari lewat lagi, kemaren seharian di rumah, bongkar2 kamar, beresin isi lemari dan lain sebagainya, trus nonton VCD serian drama korea 'guardian angel' sampe subuh :D tadinya gua punya niat mo bobo teratur mumpung libur, harusnya bisa tidur lebih banyakan dikit, nyatanya sama aja.
hari ini niatnya mau stay di rumah lagi, males pergi, tapi tau2 temen gua telp bilang gini, " Len gua dah di deket rumah lo, cepetan ganti baju, kita pergi main jangan bilang ga bisa ini kan liburan"
hua di todong gitu, tapi yah dah lama banget gua ga main sama mereka karena alasan yang klise banget sih sebenernya "sibuk" jadi gua ganti baju, baru aja beres ganti baju blom sempet nyisir malah udah ada yang ketok2 pintu depan, cepet banget jemputnya pikir gua, tapi ternyata dia tuh pas telp udah bener2 ada di depan rumah gua. akhirnya pergi ke BSM, ketemuan sama yang lain heboh semua, wah leny ke mana aja, udah lama ga ikutan gabung :D pertamanya agak canggung juga rasanya dah lama banget gua ga ikutan jalan lagi kaya gini, hang out keliling2 menghabiskan waktu dengan chit chat. Tujuan pertama nya sih mo main bowling, tapi gara2 ada yang ngotot pingin nonton, jadi dah kita nonton "Eifel, I'm in love" Melani pernah nulis di blognya soal bukunya, kata dia rame banget, gua belom sempet baca bukunya, sekarang dah keluar filmnya. Rame juga, tontonan yang pas di hari libur, bener2 bisa bikin ketawa, ide ceritanya sih biasa sebetulnya, tapi dialognya asli lucu banget dan yang main nya pas. Gua suka sama karakter Adit di sana, bukan suka sama yang main nya, karakternya nya itu ok banget, seorang cowo yang cool, malah kesannya galak, judes, angkuh, sombong tapi dia membuktikan cinta dia dengan tindakan, bukan dengan kata2 rayuan gombal yang selangit seperti layaknya cowo pada umumnya yang lebih banyak gombalnya dari pada tindakan. Bukankah itu bagus banget menyatakan suka dengan sikap dan tindakan yang nyata, seperti menunjukkan perhatian dan lain sebagainya, dari pada hanya bicara selangit, lebih baik di buktikan dengan tindakan, walaupun kadang kata2 romantis itu perlu sebagai bumbu penyedap, tapi tetap tindakan lebih berguna. Jika suka sama seseorang tunjukan dengan tindakan yang nyata jangan cuma kata2 saja. Ga nyesel dah hari ini main ke luar juga, filmnya betul2 layak buat di tonton.
Friday, November 21, 2003
Well here's mine... haha
L Love is something you deeply believe in.
E You are a very exciting person.
N You like to work, but you always want a break.
Y You cause a lot of trouble.
hmm is that true? all of you better becareful with me .. I cause a lot of trouble *grin*
Try it (<-_->):
--------------------------------------------------
The alphabet
A You can be very quiet when you have something on your mind.
B You are always cautious when it comes to meeting new people.
C You definitely have a partier side in you, dont be shy to show it.
D You have trouble trusting people.
E You are a very exciting person.
F Everyone loves you.
G You have excellent ways of viewing people.
H You are not judgemental.
I You are always smiling & making others smile.
J Jealousy.
K You like to try new things.
L Love is something you deeply believe in.
M Success comes easily to you.
N You like to work, but you always want a break.
O You are very open-minded.
P You are very friendly and understanding.
Q You are a hypocrite.
R You are a social butterfly.
S You are very broad-minded.
T You have an attitude, a big one.
U You feel like you have to equal up to people's standards.
V You have a very good physical and looks.
W You like your privacy .
X You never let people tell you what to do .
Y You cause a lot of trouble.
Z You're always fighting with someone
Tuesday, November 18, 2003
hmm tadi sore turun hujan yang lumayan gede, entah kenapa dari dulu gua demen banget ama yang namanya ujan padahal ujan apalagi hujan deras di sertai badai sering di pakai sebagai simbol sesuatu yang jelek, kemalangan. Buat gua pribadi kalau udah ujan rasanya pingin jalan-jalan, ujan-ujanan apa lagi kalau habis ujan deras banget di siang hari menuju sore, terus waktu mengecil menjadi gerimis kita jalan di taman sambil liatin matahari terbenam..habis ujan deras gitu biasanya kita bisa liat pelangi juga, beautifull rainbow after the rain..
*listening to Mariah Carey - Through the rain*
When you get caught in the rain
With nowhere to run
When you're distraught and in pain
Without anyone
We keep prayin' to be saved
But nobody comes
And you feel so far away
That you just can't
Find your way home
You can get there alone
It's okay
What you say
I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I'm strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain
kalau di perhatiin, ada beberapa orang yang menjadi lebih kuat setelah mengalami berbagai cobaan, apalagi jika orang itu tidak di beri suatu pilihan lagi dia akan mencari sebuah cara untuk bertahan. Ada sebuah kasus, seandainya pada suatu pagi tiba tiba orang tua kita memberi satu dus aqua gelas dan kita di minta untuk menjualnya di jalan di beri batas waktu sampai siang hari agar semua aqua gelas itu terjual habis, apa yang akan kita lakukan? dengan keadaan yang sekarang ini pasti lebih baik diem di rumah, pas orang tua kita meminta hasilnya kita tinggal kasih uang dari kantong sendiri, ga bakalan kita bersusah payah mau menjual aqua gelas itu di jalanan. tapi kalau kasusnya seperti ini, kita tidak punya tabungan, dan dapat di pastikan kita tidak punya uang sepeser pun di kantong, lalu kita di kasih satu dus aqua gelas oleh seseorang dan sambil menodongkan pistol di kepala kita dia minta kita untuk menjual aqua itu sampai habis, kalau ga terjual "dor" nyawa kita habis .. kita mau ga mau turun ke jalan buat menjual aqua tersebut sampai habis, karena taruhannya nyawa.
Sebetulnya kita bisa ga sih menjual aqua gelas di jalan.. hal itu mudah banget kan seharusnya bisa kita lakukan, tapi seperti kasus di atas, balik pada kemauan diri kita.. mau atau tidak melakukannya dan alasan kita melakukan hal itu. Compelling reason, compelling reason kita dalam melakukan sesuatu.
Sebetulnya ada satu hal yang selalu bisa menghambat kita dalam melakukan suatu tindakan tertentu, comfort zone.. kita ga mau meninggalkan comfort zone kita untuk mencoba sesuatu, walau pun kadang kita pikir sesuatu itu akan menghasilkan sesuatu yang bagus. Sometimes we don't have enough compelling reason to leave our comfort zone.
Seorang teman bercerita, "Dari dulu gua n seorang temen gua demen masak, lagi kuliah sering ikutan kurus masak gitu bareng2. Terus gua bercita-cita bikin sebuah kantin di daerah ( dia menyebutkan suatu daerah perkantoran ) pasti laku banget, orang2 kantor di daerah sana bisa makan siang di sana, terus gua juga mo bikin sistem delivery juga untuk para pegawai yang ga sempet makan siang di luar bisa tinggal telp, makan siang di antar ke tempat tujuan. Terus gua liat ada tempat bagus di jual di daerah sana, gua bilang sama temen gua soal hal ini, dia ngajakin gua patungan buat beli tempat itu, gua bilang gua ga ada duit, dia bilang dia juga ga punya duit, kita pinjem ke bank aja, gua bilang kalau mo start bisnis, berarti gua musti berenti kerja buat ngelola kantin yang belum pasti keuntungannya, padahal musti pinjem duit juga buat modal tempat dan lain-lain, gua ga berani, gua bilang ke temen gua itu lain kali aja timingnya ga tepat, gua rasa resikonya terlalu tinggi buat mulai usaha sendiri sementara kerjaan gua dah cukup enak walaupun gaji ga gitu besar tapi at least tiap bulan gua pasti dapet pemasukan. Ternyata brengsek bener.. temen gua itu nekat dia tetep pinjem duit ke bank, berenti kerja, sampe gadein rumah ortu dia buat modal beli tempat itu terus dia buka kantin, kecil2an pertamanya dia handle semua sendiri, tapi sekarang dia sukses besar tuh, tempatnya dah makin besar, rumah nya dah di tebus, bahkan dia bisa beli 2 buah rumah lagi.. sial bener coba kalau gua dulu nekat kaya dia pasti gua sekarang dah sukses bareng ama dia, itu kan ide dari gua, dia sendiri ga punya ide cuma curi2 ide gua aja"
*smile*
only one thing.. kenapa dia harus marah karena keberhasilan temannya itu? regrets.. penyesalan selalu datang terlambat. meninggalkan comfort zone memang susah, tidak semua orang mampu melakukan hal itu. Biar pun kita punya ide-ide brilian, ide-ide bagus.. tapi tetap semua itu hanya dalam angan belaka, cuma satu kendala besarnya, mau kah kita meninggalkan comfort zone kita untuk mewujudkan ide, impian dan harapan kita itu? First step always be the hardest...
lanjutin lirik lagunya mariah carey..
And when the wind moves
And shadows grow close
Don't be afraid
There's nothing you can't face
And sure they tell you
You'll never pull through
Don't hesitate
Stay calm and sane
I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I'm strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain
yes, you can
Mmm...hmm...
You can make it through the rain
Saturday, November 15, 2003
Subject: Teladan Ibu Teresa
Ini sesuatu yang baik buat kita renungkan.... Inilah perkataan yang diucapkan ibuTeresa sebelum kematiannya : "Kalau saya memungut seseorang yang lapar dari jalan, saya beri dia sepiring nasi, sepotong roti. Tetapi seseorang yang hatinya tertutup, yang merasa tidak dibutuhkan, tidak dikasihi, dalam ketakutan, seseorang yang telah dibuang dari masyarakat - kemiskinan spiritual seperti itu jauh lebih sulit untuk diatasi."Mereka yang miskin secara materi bisa menjadi orang yang indah. Pada suatu petang kami pergi keluar, dan memungut empat orang dari jalan. Dan salah satu dari mereka ada dalam kondisi yang sangat buruk. Saya memberitahu para suster :"Kalian merawat yang tiga; saya akan merawat orang itu yang kelihatan paling buruk." Maka saya melakukan untuk dia segala sesuatu yang dapat dilakukan, dengan kasih tentunya. Saya taruh dia di tempat tidur dan ia memegang tangan saya sementara ia hanya mengatakan satu kata : " Terima kasih " - lalu ia meninggal.Saya tidak bisa tidak harus memeriksa hati nurani saya sendiri. Dan saya bertanya : "Apa yang akan saya katakan, seandainya saya menjadi dia?" dan jawaban saya sederhana sekali. Saya mungkin berusaha mencari sedikit perhatian untuk diriku sendiri. Mungkin saya berkata : " Saya lapar, saya hampir mati, saya kedinginan, saya kesakitan, atau lainnya". Tetapi ia memberi saya jauh lebih banyak ia memberi saya ucapan syukur atas dasar kasih.
Dan ia mati dengan senyum di wajahnya.Lalu ada seorang laki-laki yang kami pungut dari selokan, sebagian badannya sudah dimakan ulat, dan setelah kami bawa dia ke rumah perawatan ia hanya berkata : " Saya telah hidup seperti hewan di jalan, tetapi saya akan mati seperti malaikat, dikasihi dan dipedulikan. " Lalu, setelah kami selesai membuang semua ulat dari tubuhnya, yang ia katakan dengan senyum ialah : " Ibu, saya akan pulang kepada Tuhan" - lalu ia mati.Begitu indah melihat orang yang dengan jiwa besar tidak mempersalahkan siapapun, tidak membandingkan dirinya dengan orang lain.Seperti malaikat, inilah jiwa yang besar dari orang-orang yang kaya secara rohani sedangkan miskin secara materi.
Hidup adalah kesempatan, gunakan itu.
Hidup adalah keindahan, kagumi itu.
Hidup adalah mimpi, wujudkan itu.
Hidup adalah tantangan, hadapi itu.
Hidup adalah kewajiban, penuhi itu.
Hidup adalah pertandingan, jalani itu.
Hidup adalah mahal, jaga itu.
Hidup adalah kekayaan, simpan itu.
Hidup adalah kasih, nikmati itu.
Hidup adalah janji, genapi itu.
Hidup adalah kesusahan, atasi itu.
Hidup adalah nyanyian, nyanyikan itu.
Hidup adalah perjuangan, terima itu.
Hidup adalah tragedi, hadapi itu.
Hidup adalah petualangan, lewati itu.
Hidup adalah keberuntungan, laksanakan itu.
Hidup adalah terlalu berharga, jangan rusakkan itu.
Hidup adalah hidup, berjuanglah untuk itu.
********dari forward email********
Thursday, November 13, 2003
salah seorang teman bilang gini:
I believe in luck, orang kerja keras tanpa luck sama aja sama bohong. Jadi buat apa kamu kerja keras kalau ga ada luck sama aja sama boong kerja terus tanpa hasil.
hmmm terus terang pendapatnya kurang bisa gua terima sih. karena hanya sebagian kecil dari orang yang kaya itu karena beruntung..sedikit sekali jika di bandingkan dengan yang sukses karena kerja keras dan disiplin diri. tapi seringnya orang melihat yang sedikit itu, akhirnya keberuntungan jadi di anggap faktor yang paling utama padahal belum tentu. Setuju kalau orang bilang ada orang yang sudah kerja keras banting tulang tapi hasilnya tetap segitu aja, malah banyak yang seperti itu. Orang yang berhasil karena kerja keras juga banyak sayangnya orang lain melihatnya sebagai suatu keberuntungan bukan di lihat proses dia bisa seperti itu dari mana asalnya.
jadi inget sama satu cerita:
A dan B adalah sepasang sahabat yang hidup di suatu desa yang tidak memiliki sumber mata air. Satu satu nya sumber mata air terdekat adalah sebuah sungai yang jaraknya 20 km dari desa mereka. A dan B mempunyai ide bagus mereka pergi ke sungai itu dan membawa air dengan ember untuk di jual pada penduduk desa. Pertama tama mereka masing masing cuma bisa membeli satu buah ember sebagai modal pertama tapi lambat laun mereka bisa membeli satu buah ember lagi, untuk menambah frekuensi jumlah penjualan air mereka. dalam Benak A jika dia melatih otot-ototnya sehingga dia bisa membawa ember yang lebih besar dan lebih cepat maka jumlah penghasilan yang dia peroleh dapat terus bertambah, oleh karena itu A bekerja keras supaya dapat menempuh jarak dari sungai ke desa secepat mungkin sehingga dapat memperoleh keuntungan yang makin besar. Dalam benak B dia juga ingin memperoleh hasil yang lebih dari apa yang sudah dia peroleh, namun dia berpikir alangkah lebih baiknya jika membuat suatu saluran irigasi dari sungai ke desa sehingga air bisa mengalir dah dia bisa menjual lebih banyak air tanpa harus cape- cape lagi mengakut ember air bolak balik dari sungai ke desa. B membagi pikirannya dengan A dia mengajak A untuk bersama2 membangun saluran air itu bersama sama di waktu senggang mereka. A menolak gagasan B dia pikir wah untuk apa cape cape bikin saluran air nanti orang desa keenakan lebih baik kita perbesar ember- ember kita atau mulai menggunakan gerobak dorong untuk mengangkut lebih banyak lagi air. B memutuskan untuk mengerjakan saluran itu seorang diri. Sementara A berhasil mengumpulkan lebih banyak uang karena dia melakukan apa yang dia pikirkan membawa air dengan ember2 yang lebih besar. B tetap membawa air dengan ember-ember ukuran normal tapi setiap sore dan di waktu akhir pekan B selalu menyediakan waktu untuk membangun saluran airnya. Hingga suatu hari.. saluran air B selesai, sementara fisik A sudah menurun karena dia memaksakan diri membawa air sebanyak yang dia mampu setiap hari. B akhirnya memperoleh keuntungan yang lebih banyak karena lebih ember air per hari yang dapat dia jual ke warga desa melalui saluran air yang dia bangun dan dia tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga lagi untuk membawa air dari sungai menuju ke desa. di masa tua nya B dapat menikmati hidup santai dan uang terus mengalir sementara A tidak lagi memperoleh penghasilan karena dia sudah tidak sanggup membawa ember2 air dari sungai ke desa.
cerita yang bagus.
sekarang balik ke pertanyaan di atas. orang yang kerja keras tapi tetap biasa2 aja malah ga ada hasilnya bisa kita bilang orang itu seperti A dalam cerita di atas. kerja keras itu bagus, tidak ada yang dapat di peroleh dengan mudah, tapi kalau kita bilang B itu beruntung, wah.. jelas tidak.. B juga bekerja keras, dia bekerja keras membangun saluran air dari sungai ke desa, tapi kerja keras B tidak sia sia.
Tinggal kembali pada diri kita sendiri, mau menjadi seperti siapa? A atau B? karena itu sangat penting bagi kita untuk menentukan tujuan kita, visi kita, apa sih yang kita inginkan, lalu pikirkan apakah dengan apa yang telah kita lakukan sekarang itu bisa mewujudkan impian kita .. cita - cita kita? atau kita mau cukup berpuas diri seperti A yang berpikir hasil yang di terima sudah cukup dan jika ingin hasil lebih kita harus bekerja lebih giat lagi? atau kita mau bekerja mencari cara lain seperti B? kadang orang tidak mau meninggalkan kehidupan nyamannya karena takut akan resiko, jadi cuma di lihat keuntungan singkat, sementara apa yang bisa di peroleh jauh dari pada itu... jadi balik lagi dah.. hidup hanyalah sebuah pilihan.
kita berusaha sebaik mungkin dan gua percaya Tuhan selalu memberkati orang-orang yang mau berusaha.
Monday, November 10, 2003
kadang kita suka menyembunyikan suatu kenyataan dari seseorang karena kita pikir kalau orang tersebut tahu kenyatannya akan menyakitkan bagi dia dan dia tak mungkin bisa menerimanya, tapi apakah kita pernah berpikir memberinya kesempatan untuk mengetahui apa yang terjadi dan bertindak sesuai dengan apa yang dia pikir terbaik bagi nya atau apa yang dia inginkan dan bukan menurut apa yang kita pikirkan akan dia lakukan? kadang kita dengan mudahnya mengambil kesimpulan ah orang ini tidak akan mampu orang ini tidak mungkin bisa, atau orang ini tidak perlu di beri tahu dan lain sebagainya, mungkin sekarang saat nya untuk memberi kesempatan pada orang untuk memilih. terkadang apa yang ada dalam pikiran kita tidak lah sama dengan apa yang ada di dalam pikiran orang tersebut jadi bagaimana mungkin kita bisa mengambil sebuah kesimpulan untuknya tanpa memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi .. kadang ada hal yang lebih baik di tinggalkan tanpa di bicarakan.. kadang ada hal yang seharusnya di bicarakan tapi di biarkan begitu saja karena kita terlalu sibuk dengan pikiran2 dan asumsi2 sendiri
Saturday, November 08, 2003
lama juga ga ngisi nih. belakangan ini cuma bales2in tagboard doank, ma kasih buat jessy yang paling rajin ngisi tagboard di sini betul betul pengunjung setia *hugs jessy* :)
pernah ada yang ngasih nasehat gini: kalau mau maju dalam hal apapun, kamu cari orang yang sukses dalam bidang itu dan cari pula orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dengan kamu. Dalam hidup banyak banget yang musti di pelajari dan alangkah baik nya jika kita punya mentor, pembimbing yang bisa membantu kita mempelajari segala sesuatu juga bila ada teman teman yang memiliki tujuan yang sama dan bisa saling berbagi pengalaman. sama seperti kalau kita mau pergi ke suatu tempat yang baru dan masih asing buat kita. Kita bisa aja pergi langsung tanpa persiapan, tapi alangkah baiknya kalau sebelum pergi kita cari tau dulu keadaan di tempat itu dengan bertanya tanya pada orang yang sudah pergi ke sana dan mencari teman teman seperjalanan, sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik.
Friday, October 31, 2003
kemaren pulang kerja ada janji jam 5 sore sama salah seorang downline buat bantuin dia presentasi, sengaja set nya jam 5 tempatnya deket dari tempat kerja paling cuma 5 menit buat sampe ke sana yah kalau macet bisa jadi 10 menit kali jadi dalam pikiran sih pasti keburu, waktu mo pulank ada temen kerja ngajak ngobrol padahal dah ngunci ruangan dah jalan menuju lift jadi ngobrol bentar juga sambil berdiri, waktu gua bilang udah yah mo buru2 ada janji walah ga pada bisa berenti masih juga di ajak ngobrol ga keruan, akhirnya gua tinggal walau sempet mikir kesannya kok ga mau gaul banget tapi waktu kan jalan terus dan gua sudah di tunggu. sampe di parkiran mobil.. weks..ban mobil kempes.. bener-bener flat deh, jadi keluarin dongkrak, ganti ban dulu, rada ribet juga soalnya gua pake rok dan cuaca mulai mendung *tik tik tik* dah mulai gerimis kecil .. beres ganti ban, cepet pergi ke tempat janjian.. dah telat 5 menit tuh, sempet ga enak, janjian telat, bikin orang nunggu tapi untung nya ga masalah, everything was great, balik dari sana niat nya mo ke tukang ban dulu beresin ban yang kempes, tapi masih ujan, jalanan masih pada becek jadi agak males mampir ke tukang tambal di pinggir jalan dalam kondisi ujan2an gitu, ya lanjut deh balik ke rumah, sempet telp dulu ke temen yang mau dateng janjinya sih jam 1/2 8 malem gua dah pasti ada di rumah tapi berhubung janji yang jam 5 aja dah molor jadi yang ini juga molor ampe jam 8, management waktunya masih blom bagus nih. musti belajar lagi gimana caranya leveraging time yang baik.
Wednesday, October 29, 2003
pernah ada yang bilang gini, apa sih gunanya bikin blog, punya diary yang di baca rame2 gitu buat apa, buat nunjukin pada orang2 siapa sebenernya diri kamu, kok kesannya buat pamer banget sih.. *deg* jadi mikir
sebetulnya setiap orang pasti punya perasaan yang sama, perasaan ingin di hargai, ga peduli siapa pun dia, apa statusnya perasaan ingin di hargai itu pasti ada. seseorang yang diyakinkan untuk menentang kehendaknya sendiri akan tetap memegang pendapatnya sendiri, kenapa? karena dia ingin di hargai.
sebetulnya, dalam mempelajari suatu hal, kalau kita mau share dengan orang lain hasilnya akan lebih baik, dengan membagi apa yang kita rasakan apa kita pikirkan pada orang lain setidaknya bisa membantu kita untuk mengingat2 lagi hal apa yang mungkin sudah terlupakan oleh kita, mungkin itu salah satu gunanya blog
dulu ada satu dosen gua pernah berkata gini waktu gua lagi bimbingan sama dia, "kadang saya suka heran sama orang yang pelit ilmu, dia bisa sesuatu tapi ga mau berbagi dengan yang lain karena takut kalau orang lain bisa dirinya akan terkalahkan, padahal coba bayangkan otak kamu itu adalah sebuah gelas dan ilmu yang kamu pelajari sama seperti air yang kamu isikan ke gelas tersebut, kalau kamu simpan terus semuanya lama2 gelas itu akan penuh dan sia2 saja kamu tuangkan terus menerus air ke dalamnya karena isi dalamnya tidak akan berganti, malah air yang baru akan terbuang dengan percuma. Tapi coba seandainya setiap gelas itu kamu isi terus kamu bagi2 isinya pada gelas2 yang lain, dengan sendirinya gelas kamu bisa kamu isi terus menerus dengan air yang baru tak ada ada habisnya.
jadi kamu musti inget2 kalau ilmu itu ga ada habisnya jangan takut buat membaginya dengan yang lain, lagian kalau kamu mengajar secara tidak langsung otak kamu di latih untuk mengingat ingat hal yang mungkin sudah terlupakan oleh kamu.."
saling berbagi.. saling mengingatkan..saling menguatkan.. that's what friends are for
Friday, October 24, 2003
Thursday, October 23, 2003
di kantor lagi musim melahirkan nih, temen kantor ada satu orang yang baru melahirkan kemaren terus ada satu lagi yang istrinya baru melahirkan pada hari yang sama dokter yang sama,cuma tempat nya berbeda dan selisih waktu kurang lebih 1,5 jam, jadi hari ini keliling keliling nengok 2 orang yang baru dapet baby (sebetulnya ada 2 orang lagi yang ga gitu deket, gua kalau ketemu cuma tukar senyum doank soalnya ruangan mereka masih satu lantai ama ruangan gua, denger kabar sih yang satu ngelahirin lagi sabtu dan yang satu lagi hari minggu dan semuanya cowo) terus sekalian nengok bokap nya temen kantor yang masuk ccu.
melihat 2 sisi kehidupan deh, happy and sad.. kebahagian dan kesedihan merupakan bagian dari hidup yang ga bisa di ilangin
waktu liat baby, seneng juga pa lagi yang satu baby nya lucu banget montok, paling gede di antara baby2 yang di pamerin.. kesannya kaya pameran baby abis kita liat babynya di balik kaca gitu sih. seneng liat baby yang mungil bobo tenang dengan tampang tak berdosa. kesannya damai banget.
dari situ nengok bokapnya temen gua, komplikasi dah parah banget, jantung dan terakhir di ketahui kena leukemia sampai harus di kemoterapy. gua sempet masuk ke ruang ccu pake baju steril gitu buat liat keadaannya, waduh sedih banget ngeliat keadannya dengan segala macam alat yang nempel di tubuhnya, ampe tangannya bengkak2 gitu dan gemeteran (ini mungkin karena nahan sakit kali yah) waktu gua mendekat duh ada darah segar yang mengalir dari lubang hidungnya gua cepet-cepet aja manggil suster, trus keluar dari ruangannya dah bener bener ga tega liatnya, buat yang pada baca blog ini gua minta doanya yah supaya temen gua itu tabah menghadapi semua ini. Gua ga tau deh ini bener atau salah tapi kalau melihat orang menderita gitu kadang gua mikir, apa ga lebih baik kita relakan aja biar dia pergi dengan damai dari pada harus di jejelin segala macam obat dan cara pengobatan yang gua rasa sama sakitnya dengan rasa sakit yang dia dapat dari penyakit yang di deritanya. Kita pasti berusaha semaksimal mungkin supaya bisa menyelamatkannya, cuma mungkin akan lebih baik jika kita juga berdoa agar Tuhan memberikan jalan yang terbaik buatnya, dalam arti siap menerima kemungkinan terburuk.
Tuesday, October 21, 2003
You're the smirk,a frown-smile hybrid that's a
little bit cocky and usually associated with
evil or arrogant,but attractive people.You
probably just don't give a damn,but it's
everyone else's fault if you don't because
you're too awesome to have any real faults.
What Kind of Smile are You?
brought to you by Quizilla
hmm evil or arrogrant..wow.. *evil grin*
Saturday, October 18, 2003
What Finding Nemo Character are You?
brought to you by Quizilla
-Perfect- You're the perfect girlfriend. Which
means you're rare or that you cheated :P You're
the kind of chick that can hang out with your
boyfriend's friends and be silly. You don't
care about presents or about going to fancy
placed. Hell, just hang out. You're just happy
being around your boyfriend.
What Kind of Girlfriend Are You?
brought to you by Quizilla
"why leverage time?" TIME is the most scarce reource. Would you agree that if you lose time, you will never get it back? You will lose it forever. If you lose your money now, you can always earn it back. Most of things can be substituted but if you lose time, it can never come back. TIME is LIFE. LIFE is TIME. Time is what we have for ourselves. What we leverage our time to create wealth, we are actually maximizing our life to create wealth for ourselves.
ask yourself, how can you expect to achieve greater heights if you do not change what you are doing now? The greatest insanity, is to do the same thing every day and expect different results. If we want a change in our life, we must change our life.
kadang orang suka takut akan perubahan.. sudah merasa nyaman dengan keadaan yang sekarang sehingga mengubur mimpi2 yang ada karena takut.. takut kehilangan yang sudah di dapatkan walaupun sebetulnya masih belum puas dengan apa yang sudah di peroleh ..
If you want to run with The Big Dog, you've got to get off the Porch